618 Cemerlang, Aplikasi Pelayanan Pajak Terlengkap Milik KPP Surabaya Karangpilang

618 Cemerlang, Aplikasi Pelayanan Pajak Terlengkap Milik KPP Surabaya Karangpilang
Kepala KPP Pratama Surabaya Karangpilang, Eko Radnadi Susetio

Portaltuban.com - KPP Pratama Surabaya Karangpilang memberikan inovasi yang memberikan kemudahan layanan bagi Wajib Pajak. Sebagai wujud melaksanakan nilai profesionalisme sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan,  Salah satunya yang baru saja diresmikan adalah Anjungan Cemerlang Layanan Cetak NPWP dan Formulir Perpajakan.

 

Layanan ini diberikan untuk memberi kemudahan bagi Wajib Pajak yang mengalami kerusakan atau kehilangan kartu NPWP. Wajib Pajak kini tidak perlu mengantri di loket Tempat Layanan Terpadu (TPT) untuk mencetak ulang. Wajib Pajak cukup melakukan pencetakan ulang NPWP yang rusak melalui layanan drive thru di Anjungan Cemerlang.

 

Manfaat lain, Wajib Pajak juga dapat mencetak formulir perpajakan dengan cepat. Menurut Habibi salah satu Wajib Pajak KPP Pratama Surabaya Karangpilang, layanan ini sangat memudahkannya sebagai Wajib Pajak, karena prosesnya yang cepat serta mudah. Sehingga Wajib Pajak tidak lagi perlu antri lama untuk mengurus kartu NPWP yang rusak.

 

“tidak usah mengantri di dalam, cukup di anjungan saja tinggal cetak saja,”katanya.

 

Selain inovasi berupa Anjungan Cemerlang Layanan Cetak NPWP dan Formulir Perpajakan, KPP Pratama Surabaya Karangpilang juga telah menjalankan inovasinya lain. Yakni untuk memudahkan pemindahbukuan penyetoran pajak.

 

Apabila sebelumnya layanan pemindahbukuan dilakukan melalui penyampaian langsung permohonan di Loket TPT atau melalui pos tercatat, kini seluruh layanan pemindahbukuan dilakukan secara digital. Yaitu bisa melalui program “Indah Cemerlang”.

 

Wajib Pajak yang ingin mengajukan pemindahbukuan kini hanya perlu mengakses situs pbk-karangpilang.com atau bisa Download aplikasi 618 Cemerlang di Playstore. Aplikasi ini sangat memudahkan wajib pajak dalam segala urusan perpajakan yang ada di KPP Surabaya Karangpilang.

 

 

Sebelum inovasi layanan pemindahbukuan dilakukan, proses penyelesaian pemindahbukuan cukup panjang terutama untuk Wajib Pajak yang mengirimkan permohonannya melalui pos. Sehingga dengan digitalisasi layanan diharapkan akan memudahkan dan mempercepat penyelesaian pemindahbukuan Wajib Pajak. Salah satu alasannya juga dilatarbelakangi permohonan pemindahbukuan yang sangat banyak.

 

Sampai dengan Oktober 2021 jumlah mencapai 1.391 permohonan dan setiap tahun trennya selalu mengalami peningkatan. Sehingga KPP Pratama Surabaya Karangpilang terus berinovasi untuk melakukan digitalisasi layanannya sehingga Wajib Pajak mudah dalam menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya.

 

Digitalisasi layanan juga diterapkan untuk program Tanya Orang Pajak 618 (T.O.P 618). Wajib Pajak kini bisa melakukan konsultasi melalui Online Channel tanpa harus datang ke kantor. Wajib Pajak yang ingin menanyakan terkait peraturan perpajakan, progress permohonan atau ingin mengajukan permohonan perpajakan dapat menanyakan kepada petugas pajak secara langsung melalui official telegram KPP Pratama Surabaya Karangpilang.

 

Sehingga kanal untuk memperoleh informasi tidak hanya melalui help desk tapi juga dapat dilakukan melalui pesan telegram. Program ini juga mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Wajib Pajak. Berdasarkan survei kepuasan layanan inovasi T.O.P 618, 97% Wajib Pajak menyatakan puas atas layanan yang diberikan. Selain itu indikator keramahan serta kecepatan layanan mendapatkan skor penilian tertinggi berdasarkan survey kepuasan layanan.

 

“KPP Pratama Surabaya Karangpilang berkomitmen untuk terus melakukan inovasi layanan yang diberikan agar Wajib Pajak dapat melaksanakan kewajiban perpajakan dengan mudah, nyaman dan aman.Beberapa aplikasi sudah kami berikan agar semakin mudah, bentuk pelayanan prima, hingga menempatkan pegawai yang baik dan ramah. Semua kami lakukan untuk mempermudah cara dan efisien waktu, “ ungkap Kepala KPP Pratama Surabaya Karangpilang, Eko Radnadi Susetio saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (5/11). (Afi).