Wujudkan ZI-WBBM,  Tim Penilai Kemenpan-RB Lakukan Ini Pada KPP Surabaya Karangpilang

 Wujudkan ZI-WBBM,  Tim Penilai Kemenpan-RB Lakukan Ini Pada KPP Surabaya Karangpilang
Tim Penguji dari Kemenpan -RB sedang melihat paparan dari KPP Surabaya Karangpilang di kantor

Portaltuban.com - Tim Penilai Nasional Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB) melakukan penilaian tingkat nasional kepada KPP Sutrabaya Karangpilang. Pengujian dilakukan dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) pada Selasa (09/11), pagi.

 

Sesuai pelaksanaan Reformasi Birokrasi sejak tahun 2009 terus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, saat ini pelaksanaan reformasi akan memasuki periode terakhir masa berlaku Road Map Reformasi Birokrasi.

 

Birokrasi sebagai pelaksana tugas pemerintah diharapkan dapat melakukan perubahan dalam mencapai sasaran Reformasi Birokrasi dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut ditujukan agar masyarakat merasakan hasil percepatan Reformasi Birokrasi yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

 

Dengan agenda akbar diatas, KPP Surabaya Karangpilang berniat untuk mewujudkannya. Sehingga tercapai percepatan reformasi birokrasi dengan baik. Hari ini, paparan dan penilaian untuk menyandang predikat  ZI-WBBM, kantor pelayanan perpajakan itu dilakukan.

 

Sebelumnya predikat ZI-WBK sudah disandangnya. Sekaligus salah satu Kantor Pelayanan Pajak terbaik di lingkungan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I. Kini, melalui berbagai inovasinya akan dinilai terkait pemenuhan indikator ZI-WBBM. Predikat tersebut akan diberikan untuk unit kerja yang memenuhi kriteria manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

 

Pembangunan ZI-WBBM membutuhkan proses yang panjang. Pembangunan ini sejatinya bertujuan untuk membangun program reformasi birokrasi sehingga mampu mengembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi, berkinerja tinggi dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

 

Dimana terdapat beragam inovasi layanan yang telah dikembangkan untuk memudahkan Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Seperti layanan help desk online melalui T.O.P Cemerlang. Kemudian terdapat Anjungan Cemerlang untuk melayani Wajib Pajak dalam mencetak NPWP dan Formulir Perpajakan secara mudah. Serta terdapat fitur Pesan Cemerlang untuk mengingatkan batas akhir pelaporan serta Indah Cemerlang untuk memudahkan proses pemindahbukuan.

 

Inovasi untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas juga terus dikembangkan oleh KPP Pratama Surabaya Karangpilang salah satunya melalui peluncuran aplikasi KPP 618. Aplikasi ini memiliki banyak fitur seperti akses pendaftaran NPWP, mengambil tiket antrian pajak, mengunduh formulir dan aturan pajak serta melakukan live chat secara terintegrasi hanya melalui 1 aplikasi saja.

 

Tim yang datang, melihat secara langsung segala inovasi dan pelayanan prima yang dimiliki KPP Surabaya Karangpilang. Dilihat secara langsung bagaimana manfaatnya, kinerjanya hingga manfaat langsung kepada wajib pajak.

 

Hasilnya, sangat baik dan memuaskan. Segala bentuk kebutuhan wajib pajak bisa dilayani. Bahkan bisa lebih efisien dan mudah. Hal inilah yang mendorong tim untuk terus mewujudkan cita-cita mulia dalam birokasi.

 

“pagi ini kita melaksanakan apa yang di sebut dengan Birokrasi yang bersih. Pelaksana tugas pemerintah diharapkan dapat melakukan perubahan dalam mencapai sasaran Reformasi Birokrasi. Dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan publik bebas korupsi,“ ujar Ketua Tim Penilai, Perencana Muda, Sub Koordinator Perencanaan Kinerja dan Anggaran, Kemenpan-RB, Dianita Evo Nila Sari

 

Kepala KPP Pratama Surabaya Karangpilang, Eko Radnadi Susetio saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa, inovasi dan perubahan birokasi bersih yang sudah diterapkannya bukan semata karena akan dinilai. Akan tetapi bagian dari tugas dan harapan semua pegawai.

 

Fitur dan inovasi yang diciptakan adalah wujud nyata  agar semakin memudahkan dan mendekatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. “ kita harus menunjukkan komitemen yang tinggi untuk terus meningkatkan akuntabilitas kinerja dan penguatan kualitas pelayanan publik yang diberikan, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang lebih baik lagi. Alhamdulillah semoga hari ini, bisa lancar dan niat baik dalam mewujudkan ZI-WBBM bisa terwujud, “ ungkapnya. (Afi).